“Tanpa demo pun, Jakarta macet,” kata Awit kepada hidayatullah.com, Jumat (09/03/2012) di Bundaran HI dalam "Aksi Indonsia Damai Tanpa Liberal" yang dihadiri tidak kurang 3000 massa dari umat Islam.
Awit mengakui aksi kemarin memang menimbulkan
kemacetan, tapi kendaraan masih bisa bergerak. Lagi pula, katanya, aksi
itu juga tidak diadakan setiap hari.
Awit menilai aksi kemarin juga tidak
menimbulkan kemacetan yang terlalu ektrim seperti yang disebabkan demo
belasan ribu buruh yang memblokir jalan tol Cikampek 21 Januari lalu.
Awit menilai, media massa yang membuat laporan
seperti itu karena selama ini selalu sinis jika yang melakukan aksi
adalah kalangan Muslim dan FPI. Sikap pilih-kasih itu sangat kentara
dibanding aksi segelintir aktivis LGBT yang didukung media massa.*
0 komentar:
Posting Komentar